PARA FRATER RITAPIRET MELAKSANAKAN KERJA PUASA I

Kerja Menguatkan Imunitas Iman

 

Candela, (19/02) - Retret agung bagi umat Katolik telah dimulai. Penerimaan abu di dahi pada Hari Raya Rabu abu (Rabu, 17/02/2021) umat Katolik diajak untuk membenah diri secara jasmani dan teristimewa secara rohani. Masa Prapaskah adalah upaya berjalan dalam diri sendiri untuk menemukan serpihan diri yang terpisah. Melalui doa, puasa, dan sedekah kita sekalian senantiasa dipanggil Tuhan untuk memperkuat imunitas iman.kita.

Masa pertobatan selama empat puluh hari menjadi kesempatan mendalami kisah Yesus dan mendekatkan diri denganNya. Seperti Yesus yang berjuang menghadapi godaan di padang gurun kita sekalian diajak untuk menemukan Yesus melalui laku tapa yang kita lakukan. Umat Katolik mengisi masa ini dengan berbagai kegiatan seperti doa, pantang, puasa, dan kerja.

Momen Prapaskah tahun ini memiliki warna tersendiri. Kita ditantang dan dicobai dengan hadirnya Covid-19. Namun seperti halnya Yesus yang tegas menghardik setan, situasi ini bukan menjadikan kita lemah dan tidak berani mengambil sikap batin yang pantas untuk menyambut kebangkitan Yesus Kristus. Melalui doa, puasa, dan kerja kita menaruh segala kecemasan dan ketakutan kita dalam penyelenggaraan Allah.

Jumat, 19 Februari 2021, segenap anggota komunitas Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret menjalani kerja puasa. Kerja puasa yang dilaksanakan setelah makan siang (13:30) tidak melunturi semangat para frater dan pembina. Kendatipun hawa panas yang meliputi wilayah Nita, kerja puasa dilaksanakan dengan suka cita. Tidak tampak raut lelah pada wajah segenap anggota komunitas Rita.

Para Frater, pembina, suster, karyawan dan karyawati dilebur ke dalam beberapa kelompok besar sesuai dengan tempat  kerja yang dibagikan oleh seksi Pekerjaan Umum (PU). Tingkat I bekerja menggali tempat sampah dan membenahi area sekitarnya bersama karyawan/i. Sedangkan tingkat II, III, IV, V, VI bersama-sama membersihkan lapangan sepak bola Ritapiret.   Kerja puasa ini merupakan bentuk penghayatan akan kisah Yesus yang berpuasa selama empat puluh hari di padang. Para Frater, pembina dan anggota komunitas Rita ingin menyatukan diri dan turut serta dalam kisah pencobaan Yesus. Kerja puasa ini selesai pada pukul 15:15 WITA.

**Fr. Andy Lowa

Post SebelumnyaMisa Rabu Abu di Seminari Tinggi Ritapiret
Post SelanjutnyaREKOLEKSI BULANAN PARA FRATER RITAPIRET