Sep 16 2013

Rekreasi Bersama

           Omnia tempus habent. Rekreasi bersama merupakan acara tahunan yang diadakan komunitas Ritapiret. Acara rekreasi berasama ini sebagai acara terakhir dari seluruh rangkaian kegiatan pesafam. Semua bergembira menyambut datangnya waktu rekreasi bersama ini. Sebelum acara rekreasi bersama dilaksanakan, setiap kelompok (Brazil, Urugay, Italy dan Spanyol) mengadakan sebuah pertemuan intensif. Isi dari peretemuan ini tidak lain adalah berbicara mengenai strategi dalam memeriahkan rekreasi bersama bagi setiap kelompoknya. Mulai dari urusan dapur sampai dengan urusan tamu yang hendak berpartisipasi. Acara Rekreasi Continue reading

Sep 10 2013

Dies Natalis Seminari Tinggi St. Petrus Ritapiret Ke-58

“COMMUNITY PARTY-KU DATANG KEMBALI”

         Untaian peristiwa telah berlalu, rajutan kisah menghiasi wajah seminari Rita setahun yang telah lewat. Kini delapan September datang kembali. Ia datang membawa kisah sejuta nan indah untuk direfleksikan guna diambil hikmahnya untuk setahun ke depan.

           Delapan September tahun 2013 ini, Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret merayakan hari ulang tahunnya yang ke 58. Usia lebih dari setengah abad. Namun pesta tahun ini yang sedianya dilaksanakan pada hari minggu 8 September diundur ke hari senin, 9 September karena pada tanggal 8 tersebut SVD merayakan seratus tahun karya misinya di Indonesia. Pesta kali ini sangat semarak karena digabungkan dengan emas imamat sesepuh, Rm. Pede da Lopes, Pr dan syukur perak hidup membiara dari sr. Giovani, Osf. Continue reading

Aug 23 2013

Terlambat Sudah Asis Datang

Yadi Purnama boleh saja sumringah lantaran menuntaskan paceklik golnya plus dua assist. Owen Kilo memang layak didaulat sebagai man of the match berkat kepiawaiannya di sektor sentral dan melengkapi trigol Spanyol. Tapi, sosok yang perlu dicermati pekan ini adalah Asis Mite.

Apa pasal? Minggu (18/8), laga kelompok Spanyol kontra Uruguay seolah akan berlalu tanpa hawa panas. Bayangkan, usai rehat gawang Uruguay yang dikawal Rudi Radho dihujam tiga gol dalam tempo tak lebih dari 15 menit.

Yadi membuka rekening gol La Furia Roja di menit ke-53. Tak lama berselang, Chiko Sawi menyempurnakan comebacknya dari medap TOP dengan sebuah gol gledek. Gol Owen kian menegaskan superioritas timnya. Continue reading

Aug 23 2013

Tiga Angka Penjaga Kans

Menurut perhitungan di atas kertas setelah pendaftaran skuad, kelompok Italia diprediksi bakal meladeni tantangan kelompok Brasil tanpa kesulitan berarti. Maklum, Seleccao dianggap tak punya cukup amunisi guna mencaplok poin.

Akan tetapi, situasi justru mengejutkan. Dalam bentrok pembuka cabang sepakbola PESFAM RITAPIRET 2013, Sabtu (17/8), Brasil malah mendominasi di awal laga. Terbukti, baru sepuluh menit berjalan, besutan coach Beni Denar mencatatkan dua ancaman. Salah satunya melalui Ricky Leda yang tinggal berhadapan dengan kiper Yohan Sega. Hanya saja peluang tersebut gagal dikonversi.

Gli Azzuri beruntung memperoleh gol tunggal di menit ke-31. Kesalahan jebakan offside oleh palang pintu Brasil sukses dimaksimalkan Hard Parisa. Sekali kecoh, Hard mengoyak jala Oris Say.

Sejak semula, Brasil memang diterpa masalah krusial. Mereka tak punya goalgetter ideal. “Berulangkali saya mengecek, tapi tak ada anggota yang pas di ujung tombak”, kata Hendra Sola, asisten pelatih Brasil.

Namun Ricky Leda, bek tulen yang diplot di posisi ini nyaris mengemban perannya dengan sempurna. Dua tembakan jarak jauhnya sempat mencemaskan tifosi Italia. Daya gedor mereka ditambah dengan skill individu mumpuni yang diperagakan duet Hengky Loy dan Yandri Kolin di lini kedua.

Paruh kedua berjalan pincang. Italia mulai menguasai possession berkat peforma apik trio gelandangnya, Heri Karno, Vandy Kadu, dan Arwin. “Baru di babak kedua, kami menemukan pola tepat”, pungkas Arwin kepada Rita FM.

Alih-alih menyamakan skor, petaka justru menimpa tim Samba. Selepas defender tangguh Yoris Holo dibelit cedera, Hengky Loy divonis kartu merah oleh wasit Cesc Djo akibat menekel Vandy.

Kian mendominasi, Italia coba memperlebar selisih dengan melakukan beberapa pergantian. Sayang, strategi allenatore Roy Nage ini sia-sia karena kecekatan libero handal, Adi Fengi. Skor 1-0 tak berubah.

“Kendala kami saat ini adalah finishing touch (penyelesaian) yang kurang tajam. Semoga ke depannya bisa menjadi cambuk bagi kami untuk tampil lebih baik”, dalih Nage. Tiga angka cukup bagi Italia untuk mengamankan kans bertengger di puncak klasemen sebelum bersua kelompok Spanyol di partai kedua. (rn/red)

 

Jun 28 2013

Berita Tahbisan Imam (Ordination to the Priesthood) 2013

Berita tahbisan 2013